Lewati ke konten
Indonesia Rubber
Tentang kami

Dirancang untuk ekspor grosir karet alam.

Indonesia Rubber adalah merek ekspor dari PT FoodHub Collective Indonesia, berkantor pusat di Jakarta Selatan, menghubungkan pabrik-pabrik di Sumatra dan Jawa dengan pembeli ban, industri, dan produk celup yang membutuhkan lot yang diuji dan dokumentasi yang dapat diandalkan.

Cerita kami

Dari meja perdagangan Jakarta ke jalur produksi ban global.

PT FoodHub Collective Indonesia terdaftar pada 2018 dengan fokus pada ekspor karet alam Indonesia daripada perdagangan spot domestik. Budi Santoso dan tim perdagangan membangun hubungan dengan pabrik-pabrik di sepanjang sabuk Sumatra, perkebunan di Kalimantan, dan pusat pencampuran di Jawa sehingga pembeli dapat mendapatkan TSR, RSS, dan lateks melalui satu meja ekspor.

Saat ini kami menguji setiap lot TSR menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 1903 sebelum pemuatan, menilai RSS secara visual sesuai standar Green Book, dan mengonfirmasi DRC lateks serta MST pada setiap pengiriman flexitank dan drum. Program pasokan kontrak berjalan berdampingan dengan kontainer spot untuk pabrikan ban yang membutuhkan pengambilan bulanan yang dapat diprediksi.

Kantor kami di Jakarta menangani penjualan, kontrak, dan dokumentasi. Pabrik mitra di Sumatra dan Jawa menangani produksi dan kontrol kualitas awal. Pemuatan bergerak melalui Jakarta dan Belawan untuk mencapai pembeli di Amerika Serikat, Jepang, China, India, Korea Selatan, dan seluruh Eropa.

Meja perdagangan Jakarta, Indonesia Rubber

Tonggak

Delapan tahun pertumbuhan ekspor.

  1. 2018

    Didirikan di Jakarta

    PT FoodHub Collective Indonesia terdaftar; kontainer SIR 20 TSR pertama dikapalkan FOB Belawan ke pabrik ban di Asia.

  2. 2020

    Perluasan rentang mutu

    Menambahkan SIR 10 TSR unggulan, lembaran RSS yang diasapi, dan konsentrat lateks HA untuk melayani pembeli ban, industri, dan barang celup dari satu katalog.

  3. 2023

    Pengujian Standar Nasional Indonesia (SNI) terpusat

    Konfirmasi laboratorium atas kadar kotoran, PRI, dan Mooney distandarisasi untuk setiap lot ekspor TSR dengan sampel yang disimpan di Jakarta.

  4. Hari ini

    13 tujuan ekspor

    Sekitar 24,000 ton karet alam per tahun mencapai pembeli ban, industri, dan barang celup di seluruh Asia, Eropa, dan Amerika Utara.

Cara kerja kami

Standar di balik setiap kontainer.

Empat komitmen kami kepada setiap pembeli, baik itu kontainer uji coba pertama Anda maupun kuartal kontrak kedua puluh Anda.

  • Kualitas teruji

    Batas laboratorium Standar Nasional Indonesia (SNI) 1903 pada TSR, pengelompokan Green Book pada RSS, dan parameter COA lateks lengkap sebelum pelepasan ekspor.

  • Spesifikasi transparan

    Mempublikasikan batas kotoran, PRI, Mooney, dan MST lateks pada setiap halaman produk dan lembar spesifikasi.

  • Pengiriman andal

    Waktu tunggu yang realistis, pembaruan kapal proaktif, dan pengambilan kontrak yang diselaraskan dengan produksi pabrik.

  • Pasokan jangka panjang

    Perjanjian pabrik multi-musim sehingga mutu grade dan volume tetap stabil sepanjang musim penyadapan.

Pertanyaan umum

Jawaban untuk pembeli pertama kali.

Pesanan minimum, sampel, pengujian, dan ketentuan pembayaran untuk importir karet alam Indonesia.

Bagaimana Indonesia Rubber mendapatkan karet alam dari pabrik-pabrik di Indonesia?

Kami membeli dari pabrik mitra bernama di sepanjang koridor Sumatra, Kalimantan, dan pusat pembuatan compound di Jawa berdasarkan perjanjian terkait musim, bukan dari agregator spot anonim. Kontrak pembelian merujuk pada pabrik dan grade sehingga pembeli tahu lini produksi mana yang memasok setiap kontainer. Meja Jakarta kami mengoordinasikan pengujian, dokumentasi, dan pemesanan kapal untuk setiap lot ekspor.

Catatan ketertelusuran apa yang dikirim bersama setiap lot ekspor karet alam?

Pengiriman TSR menyertakan ringkasan pengujian SNI 1903, invoice komersial, packing list, sertifikat asal, sertifikat berat dan kualitas, serta foto pemuatan. Lot RSS menambahkan catatan pengelompokan Buku Hijau. Pengiriman lateks menyertakan nomor seri drum atau flexitank yang terkait dengan COA laboratorium. Sampel yang disimpan ditahan di Jakarta sesuai referensi kontrak.

Pengujian apa yang diselesaikan di meja Jakarta sebelum ekspor TSR?

Bal diambil sampelnya untuk kandungan kotoran, abu, bahan mudah menguap, nitrogen, PRI, dan viskositas Mooney ML (1+4) pada 100 °C sesuai tabel grade SNI 1903. Bal yang berada di luar spesifikasi disegregasi sebelum pengisian kontainer. Hasil dikeluarkan pada laporan pra-pengiriman yang mencocokkan referensi lot pada invoice komersial.

Sejak kapan Indonesia Rubber mengekspor karet alam secara internasional?

PT FoodHub Collective Indonesia mendaftarkan dan mengirimkan kontainer TSR SIR 20 pertamanya pada 2018. Saat ini kami memindahkan sekitar 24,000 tonnes per tahun ke pembeli di 13 pasar utama di Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Jakarta menangani penjualan dan kontrak; pelabuhan Belawan dan Jakarta menangani pemuatan kontainer.

Beritahu kami campuran kelas dan pelabuhan tujuan Anda.

Bagikan volume, incoterms, dan apakah Anda membutuhkan TSR, RSS, atau lateks. Kami akan membalas dengan ketersediaan, parameter COA, dan penawaran indikatif dalam satu hari kerja.